Semoga Baik- baik saja. Seperti pada Postingan Sebelumnya Algoritma Pemrograman Part 5 | Prioritas Pada Operator Dan Bahasa Natural. Saya Akan melanjutkan Part 6 Yaitu Algortima Pemrograman Part 6 | Pseudocode & Flowchart. Simak Baik-baik
Pseudocode
Pseudocode berasal dari kata Pseudo dan code, artinya kode semu atau menyerupai kode program sebenarnya. Pseudocode menggunakan simbol-simbol yang mirip atau menyerupai kode program yang ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu. Berikut perbedaan antara Pseudocode, Flowchart dan Algoritma.
Algoritma
|
Flowchart
|
Pseudocode
|
Memakai
bahasa tingkat tinggi (bahasa Inggris)
|
Memakai simbol-simbol Flowchart
|
Memakai bahsa tingkat tinggi uyang hamper sama
dengan kode program
|
Tidak standar
|
Standar
|
Belum standar
|
Mudah dibaca
|
Mudah dimengerti
|
Mudah dibaca
|
Masih berupa
ide
|
Berupa rancangan
|
Sudah hampir berupa implementasi
|
Tidak dapat
langsung dibuat program
|
Tidak dapat langsung dibuat program
|
Bias langsung dibuat program
|
Terdapat beberapa pedoman dalam penyusunan pseudocode Yaitu :
1. Notasi ← digunakan untuk memberikan nilai kepada suatu variabel.
Contoh : angka ← 5
notasi di atas mempunyai arti bahwa variabel angka mempunyai nilai 5
2. Setiap pernyataan yang dapat berdiri sendiri akan ditulis dalam sebuah baris tersendiri.
Contoh : angka ← 7 - 1
notasi di atas mempunyai arti bahwa hasil dari 7 - 1 diisikan dalam variabel angka
3. Setiap variabel akan ditulis dengan huruf. Awalan huruf kecil akan digunakan untuk menyatakan sebuah variabel non - larik, sedangkan huruf kapital digunakan untuk menyatakan larik.
4. Penjorokan ke kanan digunakan untuk menuliskan pernytaan - pernyataan yang berada dalam suatu struktur blok.
Contoh : Deklarasi
a : real
Algortima
a ← 100
write ( a )
end
5. Simbol // digunakan untuk menyatakan komentar
6. Lebih banyak menggunakan bahasa inggris dalam menjelaskan alur program
Contoh Dari Pseudocode :
Algortima luas persegi_panjang
{algortima yang akan digunakan untuk menghitumg luas persegi panjang}
deklarasi
panjang : integer
lebar : integer
luas : integer
Algoritma
panjang ← 10
lebar ← 5
luas ← panjang * lebar
write ( luas )
end
Tidak semua notasi dalam pseudocode besifat universal.
Flowchart
Flowchart digunakan untuk menggambarkan alur algoritma dengan menggunakan diagram dengan tujuan memperjelas langkah-langkah penyelesaian algoritma.
Terdapat satu lagi cara penulisan algortima, yaitu menggunakan simbol-simbol yang memang sudah standar pada dunia komputer. Simbol ini disebut Flowchart. Flowchart merupakan alur pemikiran yang dituangkan ke dalam bentuk simbol. berikut ini aturan penggunaan gambar atau simbol pada flowchart.
Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowchart, ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti:
1. Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri kekanan.
2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.
4. Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja
5. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
6. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harusditelusuri dengan hati-hati.
7. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.
8. Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.
Contoh Flowchart :
Ok sampai Sini Paham
Sekian Dari Saya Semoga Bermanfaat
Jangan Lupa Share Ke Teman-teman Kalian Tentang Algortima Pemrograman Part 6 | Pseudocode & Flowchart
Cek Postingan Lain Di Papang Tech Blogspot
Wassalamualaikum


4 comments
commentsPseudocode dan flowchart jadi mengingatkanku mata kuliah struktur data dulu gan
Replybernostalgia sedikit gan
Replybernostalgia sama makul dasar pemograman nih hahha
Replyiya gan bernostalgia sedikit
Reply